GALAKSI.i_news_site.04.04.2026.
Lampung Tengah –
Ketua Gerakan Masyarakat Bawah lndonesia, (GMBI) Lampung Tengah, Junaidi menilai Pejabat tinggi Di lampung tengah. Tidak *. BECUS.* mengurus pemasalahan yang ada sengkete tanah di lampung tengah, permasalahan yang sudah lama besengketa sama perusahaan. Pungkas nya
“Jelas dalam pernyataan dalam kampanye pada Pilkada 2024 lalu,” tegas yang di Lontarkan saat kampanye Para Kandidat *.CABUP dan WABUP.* Kami Hadir ditengah masayarakat kami bantu masyarakat, ujar
Ketua GMBI Lamteng, junaidi, sabtu (4/4/2026).
Ia menyebut pejabat hanya kampanye saja dia mau turun ke desa desa di tengan masyrakat bawah, menunjukan keseriusan nya dalam membantu masyrakat, ujar ketua GMBI
Sementara lanjut junaidi *. MENYOROTI.* pemerintahan Kab.Lamteng, sejak di pimpin I Komang Koheri tidak bisa meredakan gejolak di bawah oleh element masyarakat, “Kalau kita lihat ada dua matahari kepemimpinan di Pemkab.Lamteng. sebagian pro Sekda, Welly dan sebagian pro I Komang Koheri, yang seharus nya bersatu buat lampung tengah Maju..
Junaidi, mengatakan kepada awak media, Bupati sekarang tidak mau turun ke tengah masyarakat yang terjadi konflik seperti 3 kampung masyarakat yang bersengketa di PT BSA anak tuha, junaidi juga mengaskan kalo memang bupati tidak berani turun ada apa??? Masyarakat bukan penjahat masyarakat mau minta ke adilan dan menyuarakan suara masyrakat. Ujar junaidi
*. Pak bupati kaloe tidak berani turun ketengah masyarakat ajak Bapak Kapolres dan aja bapak Dandim untuk mendampingi.* ujar tegas junaidi sebagai ketua LSM GMBI lampung tengah dan tokoh masyarakat lampung tengah
Sabtu, 04/04/2026, di *.SOROTI.* lampung tengah ini tidak bisa maju kaloe dari pihak yang tertinggi di pejabat lampung tengah tidak ada saling komunikasi sama .*PENEGAK HUKUM LAMPUNG TENGAH.* pungkas junaidi
Laporan : jnd/RF














