Pasuruan — Kegiatan kunjungan siswa MAN 1 Pasuruan ke Yogyakarta menuai perhatian publik. Menanggapi hal tersebut, pihak madrasah melalui humas menegaskan bahwa agenda ini murni berorientasi akademik dan tidak bersifat wajib bagi seluruh peserta didik.
Program ini dirancang sebagai observasi perguruan tinggi untuk memperkenalkan lingkungan perkuliahan secara langsung kepada siswa. Tujuannya agar mereka memiliki gambaran nyata mengenai pilihan studi lanjutan setelah lulus. Karena sifatnya opsional, keikutsertaan diserahkan sepenuhnya kepada siswa dan persetujuan wali murid.
Dalam pelaksanaannya, siswa berkesempatan mengunjungi beberapa kampus, yakni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), serta UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Kunjungan difokuskan pada pengenalan sistem perkuliahan, fasilitas akademik, dan motivasi melanjutkan pendidikan tinggi.

Madrasah juga menjelaskan bahwa kegiatan berada dalam koordinasi bidang kesiswaan, sementara humas bertugas menjalin komunikasi dengan kampus tujuan. Karena tidak menggunakan dana BOS dan merupakan agenda internal, pelaksanaannya tidak memerlukan persetujuan dari pihak luar.
Untuk aspek transportasi, sekolah memastikan pemilihan jasa angkutan telah melalui pertimbangan legalitas, keselamatan, dan rekam jejak penyedia layanan demi menjamin keamanan perjalanan peserta.
Terkait pembiayaan, madrasah menegaskan bahwa mekanismenya dilakukan secara terbuka dan mempertimbangkan kondisi masing-masing keluarga. Esensi kegiatan tetap pada nilai edukatif dan perluasan wawasan akademik, bukan sekadar perjalanan wisata.
Dengan penjelasan ini, MAN 1 Pasuruan berharap masyarakat memperoleh informasi yang seimbang. Pihak madrasah menegaskan komitmennya menjaga mutu pendidikan serta membangun komunikasi yang baik dengan orang tua dan pemangku kepentingan di Kabupaten Pasuruan. (Hari)














